Psikologi Ruh Interpersonal
Rp. 250.000
Penulis : Dr. Yedi Supriadi, M. Pd
ISBN : Dalam Proses
Cover : Hard Cover
Halaman : 1851 Halaman
Berat : 400 gr
Ukuran : 20 x 14.5 cm
Selama lebih dari satu abad, psikologi modern berkembang pesat dalam menjelaskan perilaku dan dinamika mental manusia. Namun, di tengah kemajuan tersebut, dimensi spiritual manusia masih sering terpinggirkan dalam kerangka psikologi arus utama. Padahal, dalam tradisi intelektual Islam, ruh dipahami sebagai pusat kesadaran terdalam manusia, sumber nilai, makna, dan orientasi hidup.
Buku ini menghadirkan sebuah gagasan teoritis baru: Teori Psikologi Ruh Interpersonal, yang dikembangkan oleh Dr. Yedi Supriadi sebagai kerangka konseptual integratif untuk memahami hubungan antara kualitas spiritual manusia dengan dinamika psikologis dan relasi sosial. Teori ini menegaskan bahwa kondisi ruh tidak hanya memengaruhi kehidupan batin individu, tetapi juga menentukan kualitas empati, komunikasi, kepercayaan, dan harmoni dalam hubungan antar manusia.
Berpijak pada khazanah pemikiran klasik Islam, khususnya tradisi psikologi spiritual para ulama seperti Al-Ghazali dan Ibn Sina, serta diperkaya dengan pendekatan psikologi kontemporer, buku ini mengembangkan sebuah Grand Theory yang menjembatani perspektif spiritual dan pendekatan ilmiah modern. Lebih jauh, buku ini mengeksplorasi implementasi teori Psikologi Ruh Interpersonal dalam pendidikan Islam, dengan menempatkan pendidikan sebagai proses pembinaan ruh yang membentuk karakter, kesadaran moral, dan kualitas relasi antara guru dan peserta didik.
Dengan pendekatan filosofis, konseptual, dan metodologis yang terpadu, buku ini menawarkan kontribusi penting bagi pengembangan psikologi berbasis spiritualitas, sekaligus membuka arah baru bagi integrasi ilmu psikologi modern dengan tradisi keilmuan Islam.
Buku ini menjadi referensi penting bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, serta praktisi pendidikan yang tertarik pada pengembangan psikologi yang lebih utuh, psikologi yang memandang manusia sebagai kesatuan ruh, akal, emosi, dan relasi sosial dalam membangun kehidupan yang bermakna.